Mau

Diposting oleh Unknown on Selasa, 25 Februari 2014

Kita bahas soal kata "mau".  Cekitdot!

Mau adalah salah satu kata yang inspiratif. Tidak percaya. Sebut saja misalnya, "jika mau kaya, berusaha dong." Atau "jika mau pintar, ya harus rajin belajar".

Mau memang menjadi kata-kata yang digunakan untuk memotivasi orang lain. "Jika ada kemauan pasti ada jalan". Ke-mau-an ini dapat pula dilihat dalam persyaratan melamar kerja. "Calon memiliki kemauan untuk.."
More aboutMau

Mendung

Diposting oleh Unknown on Rabu, 06 November 2013

Langit Indonesia sering hitam di bulan-bulan berakhiran “ber”. Ketika begitu, mendung kadang dibenci, kadang dinanti. Selalu ada dua pandangan kontra dalam merespons gejala alam. Sesuai kepentingan.
Anda yang baru saja menjemur pakaian sangat berharap agar hujan turun setelah pakaian kering. Sementara di saat bersamaan, orang yang sedang dalam perjalanan menginginkan hujan turun 5 menit kemudian, begitu ia sampai di rumah.
“Semoga mendung semoga mendung..” seseorang memelas ketika ia tak tahan dengan  sengatan mentari. “Jangan mendung dulu jangan mendung dulu..” seseorang berteriak dalam hatinya ketika padinya belum benar-benar kering dijemur.
Di sebuah pulau, fotografer berwajah murung karena mendung. Di sebuah rumah baru yang dihuni pengantin baru, ada kerinduan menikmati berbulan madu saat tetes hujan mendendangkan bunyinya di atap rumah.
Kalau sudah begitu, lihatlah suatu keadaan dari luar kotak. Maksud saya, tidak hanya berpikir untuk kepentingan pribadi. Tapi juga membayangkan orang lain di tempat berbeda.
Nikmati saja mendung. Rumusnya cuma satu: pahami pepatah “sedia payung sebelum hujan”. So, mendung pun tidak berarti akan turun hujan. Tuhanlah Yang Maha Tahu.[]
More aboutMendung

Mimpi

Diposting oleh Unknown on Selasa, 05 November 2013

Kesuksesan berawal dari mimpi. Tidak percaya? Lihat saja kisah Andrea Hirata. Ia berhasil ke Perancis setelah menanamkan mimpinya sewaktu kecil di Belitong. Atau, saya punya kisah Tantowi Yahya untuk Anda.
Siapa yang tak kenal pembawa acara kuis Who Wants to Be A Millionaire versi Indonesia? Tantowi Yahya; seorang artis juga politikus (sekarang). Ia dilahirkan di Palembang 29 Oktober 1960.
Jumat 1 November 2013, dia diundang pada talk show “Satu Jam Lebih Dekat” di TV One.
Waktu kecil, Tantowi Yahya melihat kalender dengan gambar kota Jakarta bertahun-tahun. Dia bilang pada Ayah kalau ia ingin ke sana. Sekolah dulu, kata sang Ayah. “Jangan tinggal di sana, suatu saat kamu akan terkenal di Jakarta,” janji ayahnya, alm. M Yahya Mattusin.
Terbukti, Tantowi kemudian ke Jakarta setelah tamat SMA. Diantar sama orangtua. Saat di depan Bundaran HI dia berhenti. “Hayo, kejadian kan,” kata ayahnya. “Berdoalah,” perintah sang ayah.
Doanya sederhana saja. “Jakarta, saya hadir di sini. Suatu saat nanti, kau akan kenal siapa Tantowi Yahya.”
Selepas itulah, ia bekerja di sebuah hotel untuk membiayai kuliahnya. Ia bahkan harus biayai kuliah adiknya Helmi Yahya setahun kemudian karena ayahnya meninggal. Pada 1989, ia ditawar jadi presenter TVRI.
Lantas dia  bawa acara Gita Remaja 89 di TVRI. Kemudian mengeluarkan album musik country pada 2000. Namanya meroket kala bawa kuis Who Wants To Be A Millionaire di RCTI sejak akhir 90-an hingga 2006.
Kini, Jakarta benar-benar mengenal Tantowi Yahya. Hayoo, siapa yang mau bermimpi seperti Tantowi Yahya, laksanakan![]

More aboutMimpi

Musala

Diposting oleh Unknown

Orang Aceh cukup bertenaga. Musala bisa dibawa sesuka hati. Beda dengan daerah lain, orang-orang tidak bisa memindahkannya. Maaf! Ini hanya soal perbedaan bahasa. :D
Sajadah kalau dalam bahasa Aceh disebut “musala”. Sementara “musala” dalam bahasa Indonesia ditujukan kepada tempat ibadah bagi orang islam.
Namun sesungguhnya, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, musala berarti (1) tempat salat; langgar; surau; (2) tikar salat; sajadah.
Kalau demikian, ternyata orang Aceh tidak salah pakai kata dalam menyebutkan sajadah. Namun, kata tersebut tetap digunakan jika akan menujukkan musala menurut daerah lain yang pada umumnya.

Oh ya, orang Aceh biasanya mendirikan musala di dalam rumah biar biasa salah berjamaah. Begitupun di warung kopi dengan fasilitas wifi, pasti disediakan musala bagi pengunjung yang ingin salat (sendiri) atau berjamaah.[] 
More aboutMusala

Muharram

Diposting oleh Unknown

Bersyukurlah, karena Anda telah memulai hari pertama tahun 1435 Hijriah di hari ini. Bertepatan dengan 5 November 2013 Masehi. Artinya, umur Anda bertambah tua jika dalam kalender Islam. Hari ini juga dinyatakan Hari Libur Nasional.
Kalau di Aceh, biasanya dirayakan dengan mengadakan ceramah 1 Muharram di masjid pada malam hari dan pawai paginya. Di Banda Aceh, masyarakat biasanya selalu berbondong-bondong memenuhi halaman Masjid Raya Baiturrahman untuk mendengar ceramah 1 Muharram. Sebelumnya pada pagi hari, anak-anak TK dan SD mengikuti pawai di pusat kota.
Selain itu, orang-orang melaksanakan puasa sunah pada 1 Muharram, 10 Muharram (Hari Asyura), dan 9 serta 11 Muharram. Sebagian masyarakat pun menjalaninya dengan ikhlas, tanpa ada paksaan bagi semua.
Bagaimana sejarah “Muharram”?
Saya kutip dari sini: http://sejarah.kompasiana.com/2010/10/01/khdrjalaluddin-rakhmat-dalam-diskusi-buku%E2%80%9Dkeliru-1-muharam-awal-hijrah-rasul%E2%80%9D-275338.html

Kang Jalal mengatakan, peringatan tahun baru Islam tiap 1 Muharam juga baru dimulai sejak 25 tahun lalu atau sekira tahun 1970-an yang berasal dari ide pertemuan cendekiawan Islam di AS.
“Waktu itu terjadi fenomena maraknya dakwah, masjid-masjid dipenuhi jemaah, dan munculnya jilbab hingga kemudian dikatakan sebagai kebangkitan Islam, Islamic Revival. Hal ini diperkuat dengan liputan majalah Times yang dalam sampul depannya memuat tulisan Islamic Revival,” katanya.
Untuk lebih menggelorakan kebangkitan Islam, lanjut Kang Jalal, akhirnya disepakati perlunya peringatan tahun baru Islam hingga menyebar ke seluruh Muslimin termasuk di Indonesia.[]
More aboutMuharram