Musala

Diposting oleh Unknown on Selasa, 05 November 2013

Orang Aceh cukup bertenaga. Musala bisa dibawa sesuka hati. Beda dengan daerah lain, orang-orang tidak bisa memindahkannya. Maaf! Ini hanya soal perbedaan bahasa. :D
Sajadah kalau dalam bahasa Aceh disebut “musala”. Sementara “musala” dalam bahasa Indonesia ditujukan kepada tempat ibadah bagi orang islam.
Namun sesungguhnya, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang diterbitkan Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia, musala berarti (1) tempat salat; langgar; surau; (2) tikar salat; sajadah.
Kalau demikian, ternyata orang Aceh tidak salah pakai kata dalam menyebutkan sajadah. Namun, kata tersebut tetap digunakan jika akan menujukkan musala menurut daerah lain yang pada umumnya.

Oh ya, orang Aceh biasanya mendirikan musala di dalam rumah biar biasa salah berjamaah. Begitupun di warung kopi dengan fasilitas wifi, pasti disediakan musala bagi pengunjung yang ingin salat (sendiri) atau berjamaah.[] 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar